TIP-dan-TRICK:-Beri-Kesan-yang-Baik-di-Menit-Pertama-Wawancara


Suka atau tidak, pendapat seseorang terhadap Anda kadang sudah dibentuk dalam menit-menit pertama mereka melihat dan berinteraksi dengan Anda. Lebih lagi, kesan pertama ini sering kali langsung melekat dan sulit dilupakan.

Faktanya, ada banyak faktor yang mempengaruhi keputusan akhir pewawancara. Selain kompetensi menjawab pertanyaan, kepribadian Anda dan kesan yang mereka tangkap juga masuk jadi pertimbangan. Bila Anda ingin unggul di tengah persaingan yang ketat, setiap detail kecil dari Anda tiba di perusahaan tentu menjadi penting, bukan?

Begitu Anda bertatap mata dengan pewawancara, Anda punya waktu beberapa menit untuk meninggalkan kesan pertama yang impresif bagi mereka. Ready? Go!

 

Tenang dan rapi saat menunggu

Jika Anda diminta untuk menunggu dulu, duduklah dengan postur tubuh yang baik di ruangan. Pastikan setiap benda yang Anda bawa terlipat rapi dan mudah dikumpulkan ketika Anda dipanggil untuk masuk ke ruangan. Ketika pewawancara memanggil Anda, Anda perlu tampak rapi dan tidak buru-buru beberes.

 

Postur tubuh dan etika yang tepat

Selain menjaga kontak mata dan tidak membungkuk, coba tiru gerak-gerik dan postur pewawancara. Ahli menyatakan bahwa pewawancara cenderung lebih simpatik pada kandidat yang dirasa punya kemiripan dengan mereka. Hal ini juga berarti Anda tidak langsung duduk atau menyentuh apapun kecuali dipersilahkan.

 

Tersenyum

Sederhana, memang, tapi senyuman adalah salah satu bagian utama dari kesan pertama yang baik saat bertemu dengan seseorang. Menurut sebuah studi, kandidat yang tersenyum dinilai lebih ramah dibanding yang tidak. Tersenyumlah dengan percaya diri ketika memasuki ruangan, tapi tidak perlu sampai nyengir sepanjang wawancara agar tidak dianggap aneh.

 

Jabat tangan

Anda mungkin tidak perlu lagi diberitahu kalau jabatan tangan yang tepat itu tidak terlalu lemas dan tidak terlalu kuat, tidak terlalu lama dan juga tidak sekedar menepuk telapak tangan saja. Perlu Anda ingat, jabat tangan yang baik juga disertai kontak mata dan postur tubuh tegap. Bayangkan saja rasanya bersalaman dengan seseorang yang sorot matanya malah melanglang buana. Tentu kesannya tidak sopan.

Omong-omong, sebelum masuk ruangan, hangatkan tangan Anda dengan dryer atau sekedar memegang minuman hangat. Ini adalah trik psikologi kecil yang dapat membantu mempengaruhi persepsi pewawancara terhadap Anda. Tangan yang hangat dan kering memberi kesan bahwa Anda percaya diri dan tenang, sementara tangan yang dingin dan berkeringat menunjukkan kalau Anda gugup dan tidak relaks.

 

Inisiatif memulai percakapan

Jangan ragu untuk menyapa terlebih dulu dan menanyakan kabar pewawancara. Sesi wawancara memang bukan sekedar berbincang-bincang. Tapi menginisiasi pembicaraan dengan ramah akan menjadi poin plus di mata pewawancara mana pun karena menandakan Anda cukup percaya diri.

 

5 TIPS BERI KESAN BAIK DI MENIT PERTAMA WAWANCARA | http://www.qerja.com/journal/view/7972-lima-tips-beri-kesan-baik-di-menit-pertama-wawancara/?utm_source=line&utm_medium=referral

  • UPT. Pengembangan Karir dan Kewirausahaan, Gedung Rektorat Lantai 1 Kampus Gunung Kelua
  • Telp : 0813-4656-2426 (Fajar), 0853-4831-5686 (Rizal), 0823-3081-1874 (Fitri),
  • Email : upt.perkasa@unmul.ac.id, uptperkasaunmul@gmail.com
  • Website : http://perkasa.unmul.ac.id/
Copyright 2018 | UPT. Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Universitas Mulawarman